Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 November 2015

Dikarenakan Menolak Melayani Nafsu Bejat Mertua, Wanita ini diikat Tanpa Baju di Pohon




Trendkita Video seorang wanita yang diikat tanpa busana menghebohkan warga Tapanuli Selatan. Video yang berdurasi enam menit itu menayangkan seorang wanita dengan tangan dan kaki terikat di sebuah pohon kelapa tanpa sehelai busana. Video berawal dari salah seorang warga yang mendokumentasikan kejadian tersebut.
Korban berinisial OW (19) ini adalah warga Desa Batu Godang, Dusun Gunung Harapan Dua, Kecamatan Angkola Sangkunur,Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Korban mendapat siksaan dari suami dan mertuanya dengan cara diikat di pohon kelapa tanpa busana.

Satuan Reserse Kriminal Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tapanuli Selatan langsung bergerak dengan menangkap suami korban, Yustino Gulo (19). Tersangka ditangkap atas dugaan kekerasan kepada istrinya secara bersama-sama dengan keluarganya.
Dari pengakuannya, tersangka mengaku turut serta mengikat korban di pohon kelapa tanpa busana bersama-sama dengan Elifati Gulo dan Yadila Bulola, yang tak lain adalah orangtuanya sendiri. Korban diikat dalam kondisi telanjang karena menolak melayani nafsu bejat mertua laki-lakinya.
"Motifnya selama ini korban kerap dijadikan pemuas nafsu mertua laki-lakinya," kata Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Rony Samtana, Senin, 16 November 2015.
Menurut Kapolres, korban sudah beberapa kali menolak untuk berhubungan badan dengan ayah mertuanya, sehingga suami dan mertuanya marah, kemudian mengikat korban di pohon kelapa tanpa busana.
Dari pengakuan tersangka juga didapatkan informasi bahwa dia tak bisa berbuat apa-apa ketika istrinya dijadikan pelampiasan nafsu bejat ayahnya, karena takut.
Hingga saat ini, polisi masih memburu kedua tersangka lainnya, yang tak lain adalah mertua korban, yakni Elifati Gulo dan Yadila Bulola. Keduanya telah ditetapkan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Pelaku diancam dengan KUHPidana pasal 44 dengan ancaman 5 tahun penjara.



Rabu, 18 November 2015

Membela diri Sampai Begal Terbunuh, Yang Dibegal Jadi Tersangka


Trendkita - Polisi Sektor Bukit Raya menggelar rekonstruksi kejadian penganiayaan yang dilakukan Raju Andrian (20) yang menyebabkan Roby Dzaki Setiyawan (19) tewas saat hendak dilarikan ke rumah sakit.

Rekonstruksi kejadian dilakukan Senin (16/11) di daerah Simpang Tiga, Pekanbaru, tepatnya di Gapura Bandara Sultan Syarif Kasim II. Kejadian penganiayaan tersebut terjadi 10 September lalu, dimana korban Roby mencoba melakukan pembegalan dengan rekannya Khairul kepada Raju dan Yuli.

Gelar rekonstruksi yang berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB itu, dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri Pekanbaru, kuasa hukum Raju, kuasa hukum Roby, pihak keluarga Roby. Khairul dan Yuli sebagai saksi  atas kasus penganiayaan tersebut.

Kepala Unit Reskrim Polsek Bukit Raya Ipda M Bahari Abdi, saat dikonfirmasi mengatakan, setelah dilakukan rekonstruksi, Raju memerankan 35 adegan dimulai saat dirinya bersama teman wanitanya Yuli sedang berduaan di Gapura Bandara Sultan Syarief Kasim II yang kemudian didatangi oleh Roby dan rekannya Khairul.

"Tadi ada 35 adegan yang diperankan oleh Raju, mulai dari saat dirinya bersama dengan teman wanitanya Yuli duduk berdua di gapura bandara, lalu kemudian didatangi oleh Roby dan Khairul yang bermaksud membegal Raju, dan akhirnya justru menyebabkan Roby yang tewas," jelas Abdi.

Dalam 35 adegan tersebut, adegan pertama hingga adegan ke 23 terlihat bagaimana Roby datang menghampiri Raju dan kemudian menjalankan aksinya berpura-pura sebagai polisi guna menggerebek Raju bersama Yuli yang lagi pacaran.

Kemudian Roby menarik paksa Yuli, hal tersebut memancing emosi Raju hingga terjadi perkelahian antara Roby dan Raju.

Setelah saling tarik-tarikan tangan Yuli, Raju melepaskan tangan Yuli dan kemudian Roby segera merangkul Raju sambil mengeluarkan pisau dari saku belakangnya. Saat itu, Raju berusaha bernegosiasi dengan Roby, namun dia tidak memperdulikannya.

Melihat Roby lengah, Raju langsung merampas pisau dari tangan korban, hingga akhirnya Roby dan Raju jatuh di aspal.

Pada adegan 24 hingga 30 dijelaskan bagaimana Raju dan Roby terlibat perkelahian. Bermaksud membela dirinya, setelah berhasil merampas pisau yang ada di tangan Roby, dengan membabi buta Raju menghujamkan pisau ke tubuh Roby.

Saat itu Khairul mencoba menolong Roby dengan menendang tubuh Raju, kemudian Yuli datang menarik baju Khairul guna menghalangi aksinya.

Melihat Roby dihujani pisau, Khairul kemudian segera menyalakan sepeda motor Honda Scoopy warna biru miliknya dan langsung membawa lari Roby yang sudah tidak berdaya ke Rumah Sakit Mesra, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, nyawa Roby tidak dapat tertolong hingga akhirnya meregang nyawa di rumah sakit setelah mendapat puluhan luka tusuk di sekujur tubuhnya.


sumber katakabar.com/N44

Jumat, 13 November 2015

Astaghfirullah, Pria Ini Hina Islam Dengan Menyebut Islam Sebagai Agama Binatang

TrendkitaSelain bermanfaat, peran media sosial di era modern ini juga kerap membahayakan. Tak sedikit pengguna media sosial yang mengunggah status kontroversi baik yang membahayakan dirinya maupun orang lain.

Seperti yang dilakukan salah seorang pengguna Facebook bernama Gious Nainggolan. Ia menjadi buronan netizen lantaran status negatif yang membuat hati pemeluk agama Islam terluka.

Pemuda yang juga seorang lulusan perguruan tinggi ini menulis kata yang tak sepantasnya diucapkan siapapun.

Dalam sebuah status Facebook ia menulis, "Islam itu agama binatang."

Menanggapi hal itu, banyak netizen yang geram dan melontarkan serangan balik. "Satu lagi yang pengin jadi artis FB, akunnya masih aktif dan mohon bantu di share agar aparat dapat segera bertindak," ujar Agus Alfatih.

Sejauh ini, unggahan tersebut sudah dibagikan tak kurang dari 35 ribu kali. Tindakan yang bisa menimbulkan konflik agama seperti yang dilakukan oleh Gious ini bisa diancam pidana seperti yang ditulis dalam Surat Edaran (SE) Kapolri soal penanganan ujaran kebencian atau hate speech Nomor SE/06/X/2015.

Berhati-hatilah dalam menggunakan media sosial, telebih di era yang serba digital ini banyak provokasi dan pengaruh negatif yang menyebar melalui media sosial yang banyak digunakan pengguna di seluruh dunia ini.

Bantu share sehingga di tindak lanjuti jangan berhenti selagi belum di tangkap

Sumber  : infospesial.net

Sabtu, 07 November 2015

Akhirnya Tertangkap Juga Bos Penipuan SMS ‘Mama Minta Pulsa’


TrendkitaPenipuan berkedok ‘Mama Minta Pulsa’ terbongkar. Effendi, tersangka penipuan via SMS ini dibekuk tim Unit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya di kampung halamannya di jalur trans Sulawesi, Malili, Sulawesi Selatan.
“Benar, yang bersangkutan ditangkap Selasa (3/11) siang,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawansaat dikonfirmasi detikcom, Kamis (5/11/2015).
Tersangka bernama Effendi alias Lekkeng alias Kenz ditangkap atas laporan polisi bernomor LP/3991/IX/2015/PMJ/Ditreskrimum.
“Tersangka diduga kuat mengendalikan operasional penipuan via SMS yang beberapa komplotannya sudah ditangkap sebelumnya,” jelas mantan Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya ini.
Tersangka disergap tim saat mengemudikan mobil Toyota Avanza bernopol DD 8312 XY. Saat disergap, tersangka bersama istrinya berinisial Her dan anaknya.  Saat ini, tersangka masih diperiksa intensif di Polda Metro Jaya. Sebelumnya, Jatanras Polda Metro menangkap 8 orang komplotannya yang beroperasi di Cianjur, dan sejumlah orang di Bandung, Jawa Barat.
Dalam aksinya, para pelaku menyebarkan SMS yang isinya seolah-olah si penerima SMS mendapatkan undian berhadiah dari salah satu bank. Korban yang tergiur dan terpancing untuk menghubungi nomor telepon yang dicantumkan pada SMS tersebut akan dipandu ke ATM yang ujungnya malah mentransfer uang ke rekening tersangka.
Effendi, bos penipuan SMS ‘Mama Minta Pulsa’ ini hidup mentereng di kampung halamannya di Sulawesi. Pria yang dibekuk tim Unit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya ini punya rumah mewah nan luas lengkap dengan 2 mobil dan 4 motor.

Polisi menyebut Effendi alias Lekeng alias Kenz sebagai bos penipuan via SMS yang selama ini meresahkan warga. “Kehidupan tersangka cukup mewah dibanding dengan tetangganya, sementara pekerjaannya tidak jelas. Diduga hasil kejahatan,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan kepada detikcom, Kamis (5/11/2015).
Menurut Herry, tersangka dan keluarganya menempati rumah dengan luas tanah 600 meter persegi. “Rumah yang baru dibagun dengan luas tanah sekitar 600 meter persegi beserta isi isinya furnitur dan lain-lain sudah disita,” tuturnya.
Herry menambahkan tersangka juga memiliki 2 unit mobil dan 4 motor di rumahnya. Seluruh kendaraan tersangka juga ikut disita polisi.
Tersangka ditangkap atas pengembangan penangkapan 8 tersangka lainnya di Cianjur, Jawa Barat dam 5 lainnya di Bandung, Jawa Barat.

Source : Detik.com

Jumat, 06 November 2015

Astagfirullah!!! Nabi Baru dari Makassar Hebohkan Media Sosial


Trendkita - Seorang perempuan paruh baya di Makassar, Sulawesi Selatan, mengaku sebagai nabi. Perempuan tersebut bernama Hadasari yang merupakan warga Jalan Borong Jambu Antang, Makassar.
Pemilik akun Facebook Nur Hidayah Qalby mem-posting foto perempuan tersebut saat berkunjung ke kampusnya pada Kamis 5 November 2015.
"Assalamu alaikum, kebetulan org ini dtg ke kampusku, entah mau ngapain. Tapi kata dia sih Alquran mau ditambah dan itu perintah ALLAH SWT, dan dia adalah seorang Nabi yaitu setelah Nabi MUHAMMAD SAW. Namanya Nabi Hadasari, Entahlah mungkin dia setengah waras,"  ujar Nur memberi caption foto yang diunggahnya.
Selain mem-posting foto perempuan itu, Nur juga memfoto selembaran kertas yang dibawa oleh Hadasari. Dalam kertas tersebut, Hadasari mengaku diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyampaikan kepada seluruh umat dan agama di seluruh dunia.
"Nabi Hadasari ditugaskan menyampai semua agama. Jangan saling membenci dan jangan saling bermusuhan. Dunia ini sudah memasuki dunia ketiga. Langit dan bumi sudah berantakan isinya oleh perbuatan manusia. Nabi Hadasari bangkit dari Nabi Adam dan Hawa," demikian tulisan di selembar kertas tersebut.
Posting-an ini pun mendapat reaksi dari netizen. "Aduh hati-hati banyak nabi palsu di akhir zaman," tulis pemilik akun Buyung Jie.
Sementara netizen lain ada yang santai menanggapinya, "Waduh, kurang piknik die," kata pemilik akun Mukhlisah.
source : okezone

Jumat, 30 Oktober 2015

Tolong Bantu Sebarkan Ya..Mualaf Palsu ini Menipu di Banyak Masjid, Silakan Kenali Wajahnya...!


Foto-foto seorang ‘mualaf’ beredar di media sosial.
Ia menjadi populer karena sedang dicari oleh Mualaf Center Indonesia untuk dibina lantaran tertangkap kamera di beberapa masjid mengaku sebagai mualaf untuk mendapatkan sejumlah uang.

Hanny Kristianto, salah seorang pembina mualaf diMualaf.com (Mualaf Center Indonesia), mengunggah beberapa foto seorang pria yang mengaku sebagai mualaf.

Ia datang ke sejumlah masjid dengan menggunakan nama dan KTP yang berbeda.
“Di Masjid Pondok Indah ber-KTP bernama Simon saragih... mengaku butuh uang untuk pulang ke medan..” kata Hanny Kristianto melalui akun Facebooknya, “Di Masjid Marinir Cilandak ber-KTP bernama Herry Sibutar Butar.. mengaku baru keluar penjara karena membunuh ketika ikut Hercules..”



Dari foto yang diunggah Hanny memang sekilas terlihat penampilan berbeda antara Simon Saragih dan Herry Sibutar Butar.

Namun jika diperhatikan baik-baik, dua orang yang berpenampilan berbeda itu ternyata memiliki wajah yang sama. Tidak menutup kemungkinan ia datang ke masjid lain dengan KTP dan nama berbeda lagi. “Intinya bisa mengaku bernama siapa saja, yang pasti berlogat batak dan ini foto orangnya..,” tambahnya.


Oleh karena itu Hanny meminta Takmir Masjid untuk menyebar wajah yang ia sebut sebagai “penyusup misionaris” ini. Ia juga berkeinginan membina pria tersebut melalui Mualaf Center Indonesia. “Sekiranya berkenan, jika tertangkap mohon dilaporkan ke Sekretariat Bakorpa atau www.mualaf.com/pembinamualaf atau ke saya.. Sungguh saya ingin membina beliau ini..,” katanyanya seraya mengucapkan terima kasih.

Sumber: tarbiyah.net

Kamis, 29 Oktober 2015

Pelaku Bom Alam Sutera Beragama Katolik, Kapolri Mengatakan Bukan Terorisme!


Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan pengeboman Mal Alam Sutera tidak ada kaitannya dengan terorisme. ”Motifnya pemerasan, kriminal murni,” katanya dalam kunjungan ke Banda Aceh, Kamis, 29 Oktober 2015 seperti dikutip Tempo.

Menurut dia, sejauh ini belum bisa ditemukan adanya jaringan terorisme dalam kasus tersebut. Pelakunya juga sudah ditangkap. Dia sebelumnya sudah tiga kali melakukan percobaan pengeboman di mal yang sama. Tapi dua sebelumnya tidak sempat meledak.

Badrodin menambahkan, sebelum meletakkan bom, pelaku tersebut sudah mengirim e-mail ke pemilik mal untuk menyiapkan dana. ”Kalau tidak (diberi), akan diletakkan bom di situ. Motifnya pemerasan.”

Proses identifikasi tersangka, menurut dia, sudah dilakukan sejak dulu. Dari temuan bom kedua sudah diselidiki dan dideteksi dengan melihat CCTV di tempat kejadian dan sekitarnya. Polisi kemudian mengumpulkan bukti-bukti lain untuk menguatkan kecurigaan terhadap pelaku. ”Belum sampai bukti lain ditemukan, kemarin terjadi lagi,” ucapnya.

Ketika ditanya soal identitas pelaku, Kapolri enggan menjawab. Dia hanya mengatakan pelaku adalah pegawai perusahaan yang gedungnya berada di sebelah mal tersebut. ”Ini pemerasan karena kita sempat memasukkan uang Rp 1 juta,” tuturnya.

Sosok Pelaku Bom Alam Sutera

Berdasarkan informasi yang diperoleh CNN Indonesia, Leopard merupakan alumni STTIKOM Insan Unggul Jurusan Manajemen Informastik Konsentrasi Informatika & Komputer tahun 2005, lulus tahun 2008.

Leopard lahir di Rangkas Bitung, 3 Agustus 1986. Saat SMA, Leopard tercatat sebagai siswa di Krakatau Steel Cilegon lulus tahun 2005, dan sebelumnya menjadi siswa di SMP Mardi Yuana Cilegon. Dari data yang diperoleh, lelaki beragama Katolik ini tercatat tinggal di Perumahan Griya Serdang Indah Blok B16 Nomor 16, Cilegon, Banten, dan sudah menikah.

Polda Metro Jaya mengungkapkan, bom yang diduga diledakan Leopard menggunakan teknologi terbaru. Leopard yang kini ditetapkan tersangka disebut pernah membuat empat bom sebelum meledakannya di toilet mal tersebut.

Menurut Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti, polisi telah mendapatkan gambaran utuh mengenai latar belakang Leopard. “Pelaku sudah membuat lima bom, ada dua bom diledakan, dua bom gagal meledak, dan satu bom berhasil dijinakan,” ujar Krishna dalam konferensi pers di Markas Polda Metro Jaya, Kamis (29/10).

Bom yang disebut Krishna berhasil dijinakan adalah bom di Mal Alam Sutera sebelumnya yaitu 6 Juli 2015. Satu bom yang diletakan di mal yang sama bahkan pernah tak bisa meledak. Satu bom lain yang tidak meledak adalah di tong sampah, lagi-lagi di mal yang sama.

Leopard ditangkap di Kompleks Banten Indah Permai, Kota Serang, Banten, Rabu lalu (28/10). Bom disebut dirakit di dalam kamar tidur. [AW/Tempo, CNN]

Sumber: Panjimas

***

'Beruntung' si Leo, kalau dia beragama Islam apalagi namanya pake 'Abu' mungkin langsung di-dor ditempat. 

Rabu, 28 Oktober 2015

Mengapa aksi Ribuan Mahasiswa depan Istana dan gedung DPR RI tidak diliput Media Nasional?


Sempuran - Aksi demonstrasi 5000 Mahasiswa BEM se-Indonesia di depan istana dalam memperingati Sumpah Pemuda, kembali tidak mendapat liputan media nasional, entah apa alasannya; namun jelas ada operasi senyap untuk ‘membungkam’ media nasional untuk memberitakan aksi demo anti Jokowi.

Aksi mahasiswa hari ini, sudah berskala nasional, contoh aksi demonstrasi di makassar yang sampai saat ini belum selesai dan menolak dibubarkan oleh aparat.



Sementara di Jakarta, Aksi mahasiswa terbagi di dua titik, pertama di depan gedung DPR MPR dan titik lain di Istana Merdeka

Untuk di depan gedung DPR/MPR akhirnya terjadi bentrok karena menolak untuk dibubarkan sebelum tuntutan #sidangistimewa dipastikan, bentrok akhirnya terjadi sampai daerah slipi, aparat berhasil mengamankan 1 orang peserta aksi


Sementara didepan istana merdeka, hingga pukul 19.00 aksi #sidangrakyat oleh BEM se-Indonesia masih berlangsung dan berniat untuk bermalam, dengan pengamanan 2000 aparat kepolisian.



Rencananya mereka akan bermalam di Istana, seandainya Jokowi tidak memberikan responnya juga malam ini.
Ironinya, semua gambaran aksi mahasiswa tersebut, luput dari perhatian media nasional
Kemana larinya media nasional tersebut? diantara begitu ramainya eskalasi aksi mahasiswa yang semakin panas? **


Sumber: Lingkarannews.com

Gila ! Istri Jadi PSK Online, Suami Malah Mengaku Bahagia

ilustrasi
Seorang ibu muda anak satu nekat menjalani profesi sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) online. Kegiatan prostitusi itu sudah dilakoninya sejak tiga bulan lalu.
Nahas, usai berkencan dengan pria hidung belang, wanita yang diketahui bernama Desi (21) ini ditikam benda tajam, hingga harus menjalani perawatan serius.
Ironisnya, sang suami yang bernama Eko (25) rela melihat istrinya melacur untuk menambah penghasilan keluarga. Saat ditemui di Mapolsekta Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Eko mengakui istrinya sudah tiga bulan melacur.
“Sudah tiga bulan ini berjalan,” kata Eko (25), kepada wartawan, Rabu (30/9/2015).
Dia merestui istrinya dibooking orang lain dengan sejumlah uang bayaran. Bahkan, dia beberapa kali mengantar istrinya ke hotel saat menemui lelaki hidung belang. “Ya saya izinkan. Dia senang menjalaninya, ya gak apa-apa,” jelasnya.
Namun saat ditanya apakah motifnya ekonomi? Eko menepis. Dia dan istrinya tidak mau dibilang masyarakat miskin. “Kalau ekonomi bukan, awalnya dulu cuma suka sama suka. Saya izinkan. Ya gak apa-apa asal istri bahagia,” jelasnya.
Dia melanjutkan, setelah melihat di media sosial Twitter kencan bisa menghasilkan uang, Desi pun ketagihan. Eko mengaku takut jika istrinya marah, karena keinginannya tidak dituruti.
“Kalau enggak diturutin, marah-marah. Saya izinkan istri dengan orang lain, tapi enggak rela disakiti,” jelasnya.
Saat ditanya berapa kali melakukan kencan dengan orang lain? Eko mengaku tidak ingat. Dia beberapa kali berkencan dengan pria lain sepengetahuannya. “Saya tahu itu dilakukannya atas kemauan sendiri,” pungkasnya.
Semoga kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari kisah nyata ini. Semoga kita mampu menjaga kehormatan dan harga diri setiap anggota keluarga kita. Aamiin
Sumber: kabar24h.com

Sabtu, 03 Oktober 2015

Pencabulan Oleh Guru Kepada 20 Siswi SD terungkap karena 1 korban minta baju renang


Terungkapnya kasus pencabulan guru Marhandi (50) terhadap 20 siswinya di SDN Pelita Jaya, Kecamatan Muara Lakitan, Musi Rawas (Mura), Sumsel, bermula dari salah satu korbannya secara mendadak meminta orangtuanya membelikan pakaian renang. Korban enggan berangkat ke sekolah jika permintaannya itu tidak dikabulkan.
Kasat Reskrim Polres Mura AKP Satria Dwi Dharma mengungkapkan, orangtua korban curiga dengan permintaan yang tak biasa tersebut. Apalagi, pakaian renang itu hendak dipakai korban setiap ke sekolah, bukan untuk berenang.
Merasa ada yang aneh, orangtua mendesak korban untuk menjelaskan tujuan permintaan yang dimaksud. Sambil menangis, korban mengaku sudah dicabuli oleh tersangka saat jam belajar di dalam kelas.
"Korban tak mau sekolah jika tak dibelikan baju renang oleh orangtuanya. Makanya korban memaksa dibelikan," ungkap Satria saat dihubungi merdeka.com, Senin (28/9).
Dari keterangan yang diperoleh, kata dia, korban berharap baju renang yang dipakainya nanti akan menyulitkan tangan tersangka menggerayangi payudara dan kemaluannya.
"Korban trauma. Korban kepikiran dengan baju renang itu, tersangka tak lagi mengulanginya," kata dia.
Satria menambahkan, tersangka tidak pernah mengulangi perbuatan cabul itu kepada satu korban. Tersangka cenderung memilih korbannya secara bergantian. "Belum ada, seluruhnya satu kali dicabuli tersangka. Tidak ada yang dua atau tiga kali," tutupnya.
Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat Pasal 26 huruf e dan Pasal 82 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. "Ancamannya 20 tahun penjara. Kita juga masih tunggu apa ada korban lain yang belum melapor," pungkasnya.
[hhw/merdeka.com]

Jumat, 02 Oktober 2015

Karena Aset Menjanjikan Inilah Kepala Desa Tega Bayar Preman Untuk Membunuh Salim Kancil

Setiap harinya setidaknya sebanyak 250 rit truk pengankut pasir keluar masuk dari Pantai Watu Pecak yang merupakan desa asal petani naas Salim Kancil. Rupanya perbulannya tambang pasair Ilegal yang dikelola oleh Kepala Desa Selok Awar-Awar, Kabupaten Lumajang Hariyono itu bisa mendapatkan omset hingga sebesar Rp 2 miliar.
Banyaknya truk pengankut pasir yang selalu keluar masuk kawasan tersebut dibenarkan oleh Badrus, warga Desa Selok Awar-awar. Bisanya persatu truk pengangkut pasir akan dihargai seharga sekitar Rp 270 ribu. Apabila dalam seharinya ada sebanyak 250 truk pasir maka penghasilan yang akan didapat oleh Kepala Desa Hariyono dalam seharinya ialah Rp 67 juta. “Satu bulan bisa sampai Rp 2 miliar,” ungkap Badrus, Kamis 1 Oktober 2015, seperti dilaporkan Tempo.
Kabar bisnis pasir besi ilegal beromset besar di desa itu juga dibenarkan oleh Madris. Akan tetapi berbeda dengan Badrus, menurut Madrus satu truk pasir biasanya dihargai seharga Rp 250 ribu.
Ia juga menyebutkan bahwa setiap truk pengangkut pasir bisanya akan dikenai tarif portal sebesar Rp 20 ribu bila memasuki kawasan Pantai Pecak. Dalam seharinya total uang yang bisa dikumpulkan bisa mencapai sebesar Rp 5 juta dan perbulannya bisa mencapai Rp 150 juta.
Seperti yang telah ramai diberitakan sebelumnya kasus tambang pasir ilegal ini telah menewaskan Salim Kancil. Ia tewas setelah pada hari Sabtu pekan lalu diculik dari rumahnya lalu dianiaya oleh sejumlah orang yang disebut-sebut suruhan Hariyono, kepala Desa Selok Awar-Awar, Kabupaten Lumajang. (Tempo)

Kamis, 01 Oktober 2015

Menyentuh, Sebuah “Pesan Tentang Kabut Asap dari Anak Kecil untuk Bapak Presiden Jokowi”

Sebuah foto bocah bermata lebam tengah mengejutkan netizen negeri Ini. Anak perempuan itu bonyok bukan karena dipukuli oleh ibu atau bapaknya melainkan gara-gara kabut asap! OMG, ternyata kabut asap menyebabkan efek lebih mengerikan dari yang kamu duga.
Foto tersebut bersamaan dengan sebuah surat terbuka yang diedarkan lewat media sosial Facebook tengah menjadi perbincangan hangat di Internet. Surat ini menyindir Presiden Republik Indonesia Joko Widodo alias Jokowi soal kelambanannya menanggulangi kabut asap di beberapa tempat di Indonesia.
Dia turut menyertakan sebuah foto yang bikin miris. Foto seorang bocah perempuan nampak lebam seperti habis dipukuli. Namun ternyata foto ini bukan efek dari digebuki tapi karena parahnya kabut asap. Berikut surat terbuka yang ditujukan langsung pada Presiden Jokowi

Coretan untuk Bapak Presiden Jo.. Selamat subuh Pak Jo, Di Palembang pagi, siang, sore, dan malam seperti kabut di hari subuh, Indah sekali..bak negara diatas awan abu.. Ada jutaan orang berteriak menyerukan asap Kepada manusia terpilih,di belahan bumi,bernama Indonesia Pak jo, sudah seminggu ini.. Anak saya 4jam sekali harus nebulasi (alat uap) Bapak tentu tau?
Beruntung saya mampu beli loh pak (kalimat sombong-nya), beruntung uang saya masih banyak untuk sekadar foya-foya, opname beberapa hari.. Tapi saya tidak sanggup membeli alat semprot asap,utk mengeluarkannya dari petak rumah saya. Beruntung saya mampu beli TV dan mengisi kuota internet smartphone untuk sekadar membuka youtube lagu-lagu anak,mengalihkan mereka untuk tdk bermain diluar kamar.. Tapi saya tidak sanggup memanggil guru dan teman-teman sekolahnya,membayar mereka untuk bisa seperti bersekolah dirumah..
Seminggu ini kedua anak saya (yg sulung dan tengah) menikmati permen pahit nya (baca : obat) Suara dalam tubuh nya seperti rongsokan mobil tua..kroook..kroook.. Indah sekali jika saya alunkan bersama angklung Ketika malam,mereka tdk bisa tidur nyenyak, karena sibuk bernyanyi dengan sesak Mereka senang memakai masker sponge bob sepanjang hari,yang terkadang kedodoran di pipi tembamnya Lucu sekali, masker si Khenzy masih penuh iler.. Dan tidak pernah mau diganti..walaupun sudah basah dan bisa diperas..
Di wajah mereka terekam sebuah cerminan Indonesia kecil yang penuh pengharapan.. Apa (kaum) mereka masih memiliki umur panjang untuk berharap? Dan Si bungsu Khenzo,anak saya yang usia nya baru saja 7hari.. Betapa bangga dia sudah punya ingus, mengalir bak susu kental manis dipucuk sepotong roti.. Dia juga senang, bisa minum obat bersama dengan kedua kakak-nya di usia sangat dini
Bapak Jo.. Saya senang, Memiliki waktu lebih lama dikala malam dengan anak-anak,karena mereka sibuk berlatih mengasah nada dengan nafas yang sesak Saya senang, Tidak perlu mengantar kedua nya ke sekolah Toh SPP tetap (sanggup) saya bayar Saya masih layak untuk bersyukur…
Saya senang berpijak di belahan dunia dimana bapak duduk di kursi paling tinggi.. Saya tdk perlu memikirkan dollar yang melambung diantara ranting pepohonan mahoni, Bak bola yang terlempar oleh kaki.. Saya senang, Tidak perlu memikirkan sakit nya orang banyak, karena semua sudah bapak biaya-i Saya senang, Hari ini listrik padam, besok air berhenti, lusa para binatang mati..entah minggu depan apa genteng rumah saya tertimpa asap berat karena polusi? Saya senang, Banyak orang sekolah dengan gratis, sekolah tanpa perlu bersepatu karena lantai mereka adalah tanah dan dinding mereka adalah ilalang Saya senang, Melihat jingga yang kini berubah warna menjadi merah..
Ahhh, sudahlah.. Yang penting, matahari di negeri ini masih betah untuk menyengat.. Menyengat peluh diantara keluh pun keringat si pengemis, pengumpul botol aqua dan kardus bekas.. Saya senang, Suami saya adalah pemerintah yang tetap setia mengikuti apel pagi nya..
Pak Jo.. Ini foto yang diambil adik saya si calon dokter, kemarin..di rumah sakit orang miskin (baca : tidak mampu). Badannya bungkuk, Matanya lebam biru, Nafasnya turun naik, batuknya seperti lagu Hari merdeka..bersemangat!! Dia terbatuk-batuk hingga pingsan.. Ibu nya menggunakan sandal jepit, berbaju daster koyak, berlari, menjerit, menangis, kebingungan..mencari pertolongan.. Pembuluh darahnya nyaris pecah karena batuk yang parah..
Bapak nangis? Sudah,jangan sedih dulu.. Ada banyak pasien antri dengan kasus yang lebih berat pak.. Ada banyak muka kesusahan Ibu yang bayi-nya menghitung sisa umur.. Ada banyak Ayah yang sedang menjual kompornya untuk biaya rumah sakit.. Ada banyak pelacur yang menjajahkan “kue” untuk sekadar menyekolahi anak haram-nya..
Saya justru mau nangis karena Bapak.. Tidak sepatutnya orang-orang meneriaki bapak,memaki-maki bapak.. Karena bukan Pak Jo yang membakar hutan, Bukan Pak Jo yang menyebarkan asap, Bukan Pak Jo yang menghentikan hujan Bukan Pak Jo yang membuat sakit atau miskin si Indonesia.. Toh, saat ini..Bapak Jo malah foto-foto bersama ratusan tentara yang siaga! Berusaha menutup rapat nyengir, karena bapak tentu bekerja keras.. Keras sekali, sehingga keringat lupa untuk mengucur di kulit hitam yang terjilat panas-nya api.. Bapak Jo ikut shalat dibarisan paling depan, Bermunajat meminta Tuhan meminjamkan hujan nya sebagai ganti dari air mata yang terpenjara..
Tapi, Seorang Bapak tetaplah Bapak.. Memiliki kendali sebagai kepala didepan buntut dan diatas kaki Adalah anak-anak kami yang penuh dengan pengharapan di hari esok.. Ketika Bapak Jo atau saya mungkin sudah menciumi bau tanah dan berbaur dengan cacing… Mereka (termasuk anak saya : Khenza,Khenzy,Khenzo yang saat ini sedang terbaring lemah berebut hirup udara segar).. Berharap, ketika sore di bulan september mereka bisa menaikkan layang-layang dan bermain petak umpet di bumi Indonesia ini..Berharap, hijau n ya rumput bisa kembali terlihat (tidak seperti sekarang, yang mana kita hidup di negara zombie..semua tampak putih abu-abu..), Berharap, ketika merah putih dikibarkan, tangan mereka lantang untuk hormat bukan karena sekadar taat kepada presiden..
Dan Saya, Seorang Ibu yang saat ini berharap anak saya sembuh dengan cepat.. Atau paling tidak, anak saya kebal oleh asap..
Mercuvillia soniszta 30sept2015, tengah malam
(Tengah bertepuk dengan nyamuk dan ketiga anak saya baru saja tertidur pulas)
Noted ; foto ini tdk bermaksud untuk menghina,merendahkan,atau mengeksploitasi anak dibawah umur
Dikutip dari Bintang.com, 

Senin, 28 September 2015

WASPADA!! Inilah Update Daftar Kampus ABAL-ABAL Seluruh Indonesia


Cek kampus sebelum Anda mendaftar apakah termasuk kampus yang di-non-aktif-kan oleh Kementrian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dibawah Dirjen Perguruan Tinggi (Dikti). Menurut menteri kampus ini tidak dapat menerima mahasiswa baru tahun ajaran 2015/16. Kampus ini pun terancam tidak dapat mewisuda lulusannya seperti yang terjadi akhir-akhir ini pada 3 perguruan tinggi di bawah 1 yayasan yakni Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Telematika, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Suluh Bangsa, dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) dibawah Yayasan Aldiana Nusantara.

Ada bermacam-macam alasan mengapa kampus ini di-non-aktifkan mulai dari isu jual-beli ijazah yg ilegal seperti yang terjadi di Universitas Berkley di Medan dan STIE Adhy Niaga di Bekasi beberapa waktu yang lampau. Ada pula yang rasio dosen dan mahasiswa yang melewati batas normal diatas 1:100 (normal 1:30 - 1:40). Kemudian isu kelas jauh misalnya kampus di Jakarta tapi kuliah di luar Jakarta hingga konflik internal kampus dengan yayasan dll.

Bagi Anda yang masih kuliah disalah satu kampus dibawah ini dapat menanyakan komitmen dan progres pihak kampus atas perubahan status agar status non-aktif dicabut. Anda dapat menemui pengelola kampus seperti Rektor atau Direktur atau Ketua beserta wakil-wakilnya atau bertemu dengan pihak yayasan yang menaungi kampus anda. Untuk lulusan kampus-kampus ini Anda memang tidak dapat berbuat banyak selain berdoa agar manajemen kampus dapat berbenah diri segera. Jika pada akhirnya almamater anda ditutup segera bertanya kepada Kemenristek bagaimana masa depan ijazah Anda.

Berikut daftar 240 kampus non aktif sesuai Forlap Dikti yang diakses pada 22 Sept 2015 di forlap.dikti.go.id walau saat blog ini ditulis jumlahnya sudah menjadi 241. Ada bermacam-macam julukan yang diberikan masyarakat dengan kampus-kampus dibawah ini seperti kampus bodong, abal-abal, ilegal dll. Namun tidak semuanya dalam kategori tsb karena hanya istilah non-aktiflah atau kampus tidak sehat yang dikenal pemerintah untuk istilah kampus yang bermasalah ini. (Gunakan fasilitas Find (Ctrl F) untuk menemukan nama kampus anda dengan segera)

#240 STIT Tangerang Raya Yayasan Purgantorio Prop. Banten
#239 STAI INSIDA Jakarta Timur Prop. D.K.I. Jakarta
#238 STIT YAPIMA Muara Bungo Prop. Jambi
#237 STIT YAPIS Manokwari Prop. Papua Barat
#236 STAI Syarif Muhammad Raha, Muna, Sulawesi Tenggara Prop. Sulawesi Tenggara
#235 STAI Al-Amanah Jeneponto, Sulawesi Selatan Prop. Sulawesi Selatan
#234 STAI Ar-Rosyid Surabaya Prop. Jawa Timur
#233 STAI Al-Qodiri Jember Prop. Jawa Timur
#232 STAI Azzakiyah Ujungberung Bandung Prop. Jawa Barat
#231 STIT Al-Hikmah Tebing Tinggi Sumatera Utara Prop. Sumatera Utara
#230 STAI Al-Ikhlas Sidikalang, Dairi, Sumatera Utara Prop. Sumatera Utara
#229 STAI Sultan Abdul Kahir Bima Prop. Nusa Tenggara Barat
#228 STAI Raden Qosim Lamongan Prop. Jawa Timur
#227 STAI Acprilesma Indonesia Prop. D.K.I. Jakarta
#226 STEI Tiara Rawamangun Prop. D.K.I. Jakarta
#225 Akademi kebidanan Meuligoe Nur Amin Prop. Aceh
#224 Akademi Kebidanan Medica Bakti Nusantara
#223 Akademi Keuangan Perbankan Nasional
#222 Akademi Pertanian Iskandar Muda **
#221 Akademi Teknik Iskandar Muda
#220 STIKES Bustanul Ulum Langsa Prop. Aceh
#219 Universitas Darussalam Ambon Prop. Maluku
#218 Akademi Teknologi Borneo Prop. Kalimantan Timur
#217 Akademi Kebidanan Martapura Prop. Kalimantan Selatan
#216 Akademi Bisnis Internasional Samarinda Prop. Kalimantan Timur
#215 Akademi Pariwisata Nasional Samarinda Prop. Kalimantan Timur
#214 ASMI KMPI Samarinda Prop. Kalimantan Timur
#213 Akademi Manajemen Koperasi Barabai Prop. Kalimantan Selatan
#212 STIE Prima Visi Prop. Kalimantan Timur
#211 Sekolah Tinggi Bahasa Asing Dinamik Prop. Kalimantan Selatan
#210 Politeknik Tri Dharma Prop. Sumatera Barat
#209 Akademi Akuntansi Permata Harapan Batam
#208 Akademi Bahasa Asing Permata Harapan
#207 Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Gici
#206 Akademi Bahasa Asing Jambi Prop. Jambi
#205 Akademi Bahasa Asing Tanjung Pinang
#204 Akademi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pekanbaru Prop. Riau
#203 Akademi Telekomunikasi Indonesia Jambi
#202 Akademi Bahasa Asing Alaska Padang Prop. Sumatera Barat
#201 Akademi Teknik Taman Siswa Prop. Sumatera Barat
#200 Akademi Teknologi Pratama Prop. Sumatera Barat
#199 Akademi Sekretari Dan Manajemen Jambi
#198 Akademi Manajemen Koperasi Graha Karya Prop. Jambi
#197 Akademi Sekretari Dan Manajemen Indonesia Padang
#196 Akademi Koperasi Sumbar
#195 STIE Prakarti Mulya Prop. Riau
#194 STIE Widyaswara Indonesia
#193 STKIP Widyaswara Indonesia
#192 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karimun Prop. Kepulauan Riau
#191 Sekolah Tinggi Teknik Bentara Persada Batam
#190 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Jambi Prop. Jambi
#189 Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sumbar Prop. Sumatera Barat
#188 Politeknik Internasional Indonesia Makassar Prop. Sulawesi Selatan
#187 Akademi Kebidanan Gunung Sari Makassar
#186 Akademi Kebidanan Graha Rabita Anugerah Prop. Sulawesi Selatan
#185 Akademi Kebidanan Bambapuang Prima Persada
#184 Akademi Keperawatan Pemda Sengkang Prop. Sulawesi Selatan
#183 Akademi Parawisata Kendari
#182 Akademi Teknik Otomotive Makassar Prop. Sulawesi Selatan
#181 Akademi Pertambangan Makassar
#180 Akademi Analis Kimia Yapika Makassar
#179 Akademi Bahasa Asing Barakati Kendari Prop. Sulawesi Tenggara
#178 ASMI Yapika Makassar
#177 Akademi Pariwisata Dian Rana Rantepao
#176 Akademi Pariwisata YPAG Makassar
#175 Akademi Manajemen Perusahaan Makassar
#174 STIKES Muhammadiyah Sidrap Prop. Sulawesi Selatan
#173 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene Prop. Sulawesi Barat
#172 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yapika Prop. Sulawesi Selatan
#171 STMIK Samudra Bitung
#170 Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata Tamalatea Makassar Prop. Sulawesi Selatan
#169 Sekolah Tinggi Teknik Mekongga Kolaka
#168 Sekolah Tinggi Teknologi Dirgantara Makassar
#167 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Swadaya Manado Prop. Sulawesi Utara
#166 STMIK Matuari Prop. Sulawesi Utara
#165 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Budi Utomo Manado Prop. Sulawesi Utara
164 Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Al Gazali Soppeng Prop. Sulawesi Selatan
#163 Institut Kesenian Makassar Prop. Sulawesi Selatan
#162 Universitas Indonesia Timur Prop. Sulawesi Selatan
#161 Universitas Sari Putra Indonesia Tomohon Prop. Sulawesi Utara
#160 Universitas Alkhairaat Prop. Sulawesi Tengah
#159 Universitas Veteran Republik Indonesia Prop. Sulawesi Selatan
#158 Akademi Manajemen Surya Mataram
#157 Akademi Teknik Bima Prop. Nusa Tenggara Barat
#156 STIKES Yahya Bima Prop. Nusa Tenggara Barat
#155 Sekolah Tinggi Teknik Bima Prop. Nusa Tenggara Barat
#154 STKIP Indonesia Kupang
#153 Sekolah Tinggi Teknologi Dan Kejuruan Gianyar
#152 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jembrana Prop. Bali
#151 Sekolah Tinggi Ilmu Teknologi Kelautan
#150 Universitas PGRI Kupang Prop. Nusa Tenggara Timur
#149 AMIK Aji Jaya Baya Prop. Jawa Timur
#148 Akademi Pariwisata Bhakti Wiyata Prop. Jawa Timur
#147 Akademi Peternakan PGRI Jember Prop. Jawa Timur
#146 Akademi Bahasa Asing Webb Prop. Jawa Timur
#145 Akademi Teknik Nasional Sidoarjo Prop. Jawa Timur
#144 Akademi Teknologi Industri Tekstil Surabaya Prop. Jawa Timur
#143 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pemuda Prop. Jawa Timur
#142 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pemnas Indonesia Prop. Jawa Timur
#141 Sekolah Tinggi Teknik Widya Darma Prop. Jawa Timur
#140 Sekolah Tinggi Teknik Budi Utomo Prop. Jawa Timur
#139 Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sunan Giri Prop. Jawa Timur
#138 STKIP Tri Bhuwana Prop. Jawa Timur
#137 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Satya Widya
#136 Sekolah
Tinggi Ilmu Ekonomi Artha Bodhi Iswara
#135 Institut Sains Dan Teknologi Palapa
#134 IKIP PGRI Jember Prop. Jawa Timur
#133 IKIP Budi Utomo Prop. Jawa Timur
#132 Institut Teknologi Pembangunan Surabaya
#131 Universitas Kahuripan Kediri Prop. Jawa Timur
#130 Universitas Cakrawala Prop. Jawa Timur
#129 Universitas PGRI Ronggolawe Prop. Jawa Timur
#128 Universitas Nusantara PGRI Kediri Prop. Jawa Timur
#127 Universitas Teknologi Surabaya Prop. Jawa Timur
#126 Universitas Bondowoso Prop. Jawa Timur
#125 Universitas Mochammad Sroedji Prop. Jawa Timur
#124 Universitas Darul ulum Prop. Jawa Timur
#123 Politeknik Surakarta Prop. Jawa Tengah
#122 Politeknik Jawa Dwipa
#121 AMIK PGRI Kebumen Prop. Jawa Tengah
#120 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Cilacap Prop. Jawa Tengah
#119 Akademi Seni Rupa Dan Desain Akseri Prop. D.I. Yogyakarta
#118 Akademi Teknologi Otomotif Nasional Prop. D.I. Yogyakarta
#117 Akademi Sekretari Dan Manajemen Indonesia Bantul Prop. D.I. Yogyakarta
#116 Akademi Keuangan Dan Perbankan YIPK Prop. D.I. Yogyakarta
#115 Akademi Bahasa Asing YIPK Yogyakarta Prop. D.I. Yogyakarta
#114 Akademi Kesejahteraan Sosial Tarakanita Prop. D.I. Yogyakarta
#113 STMIK Pelita Nusantara Yogyakarta Prop. D.I. Yogyakarta
#112 Politeknik LP3I Bandung Prop. Jawa Barat
#111 Politeknik Manufaktur Igasa Pindad
#110 Politeknik Industri Dan Niaga Bandung
#110 Politeknik Industri Dan Niaga Bandung
#109 Akademi Refraksi Optisi Polycore Indonesia
#108 Akademi Kebidanan Al-Ishlah Cilegon Prop. Banten
#107 Akademi Teknologi Telekomunikasi Bandung
#106 AMIK PGRI Tangerang
#105 Akademi Surtasdal-As Bogor Prop. Jawa Barat
#104 Akademi Teknologi Aeronautika Siliwangi
#103 Akademi Akuntansi Era 2020
#102 Akademi Komunikasi Radio Dan Televisi Hutama
#101 Akademi Teknologi Bandung
#100 Akademi Sekretari Dan Manajemen Al-Ma soem Prop. Jawa Barat
 #99 Akademi Teknologi Patriot
 #98 Akademi Kesenian Bogor Prop. Jawa Barat
 #97 Akademi Pariwisata Tadika Puri Prop. Jawa Barat
 #96 Akademi Bahasa Asing YPKK Tangerang Prop. Banten
 #95 Akademi Sekretari Dan Manajemen Bhakti
 #94 Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Yasika Prop. Jawa Barat
 #93 STIE ISM Prop. Banten
 #92 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Hidayatullah Depok Prop. Jawa Barat
 #91 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Karawang
 #90 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gici Prop. Jawa Barat
 #89 Sekolah Tinggi Teknologi Pratama Adi Prop. Jawa Barat
 #88 Sekolah Tinggi Teknologi Geusan Ulun Prop. Jawa Barat
 #87 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Indonesia
 #86 Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Dharma Andhiga Prop. Jawa Barat
 #85 Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Bekasi Prop. Jawa Barat
 #84 Sekolah Tinggi Teknologi Mitra Karya Prop. Jawa Barat
 #83 Sekolah Tinggi Teknologi Telematika Cakrawala Prop. Jawa Barat
 #82 STMIK Triguna Utama Prop. Banten
 #81 STMIK Padjadjaran
 #80 Sekolah Tinggi Teknik Cikarang
 #79 Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Bandung
 #78 Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Budi Bakti Prop. Jawa Barat
 #77 Sekolah Tinggi Teknologi Ar-rahmah Cianjur
 #76 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Putra Banjar Prop. Jawa Barat
 #75 STISIP Bina Putera Banjar Prop. Jawa Barat
 #74 Sekolah Tinggi Ilmu Teknik Bina Putra Prop. Jawa Barat
 #73 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tribuana Tambun Prop. Jawa Barat
 #72 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon Prop. Jawa Barat
 #71 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharma Agung Bandung Prop. Jawa Barat
 #70 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adhy Niaga Prop. Jawa Barat
 #69 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pandu Madania Prop. Jawa Barat
 #68 STMIK Mikar Prop. Jawa Barat
 #67 Universitas Purwakarta Prop. Jawa Barat
 #66 Universitas Majalengka Prop. Jawa Barat
 #65 Politeknik Bunda Kandung Prop. D.K.I. Jakarta
 #64 Akademi Perekam Medis Dan Informasi Kesehatan
 #63 Akademi Sekretari Dan Manajemen Pitaloka
 #62 Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Yapri
 #61 AMIK Mpu Tantular
 #60 Akademi Akuntansi Bentara Indonesia Prop. D.K.I. Jakarta
 #59 AMIK Andalan Jakarta
 #58 Akademi Sekretaris ISWI Jakarta
 #57 Akademi Pertamanan Interstudi
 #56 Akademi Sekretari Dan Manajemen Purnama
 #55 Akademi Keuangan Dan Perbankan LPI
 #54 Akademi Keuangan Dan Perbankan YPK Prop. D.K.I. Jakarta
 #53 Akademi Akuntansi Artawiyata Indo-lpi Prop. D.K.I. Jakarta
 #52 STMIK Eresha Prop. D.K.I. Jakarta
 #51 Sekolah Tinggi Desain Interstudi Prop. D.K.I. Jakarta
 #50 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Santa Ursula Prop. D.K.I. Jakarta
 #49 STIBA Indonesia LPI Prop. D.K.I. Jakarta
 #48 STKIP Suluh Bangsa Prop. Banten
 #47 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dwipa Wacana Prop. D.K.I. Jakarta
 #46 STKIP Albana Prop. D.K.I. Jakarta
 #45 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha Prop. D.K.I. Jakarta
 #44 Sekolah Tinggi Manajemen Imni Prop. D.K.I. Jakarta
 #43 STISIP Pusaka Nusantara
 #42 Sekolah Tinggi Teknologi Kelautan Hatawana Prop. D.K.I. Jakarta
 #41 Sekolah Tinggi Manajemen Industri Indonesia
 #40 Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia
 #39 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nasional Indonesia
 #38 Sekolah Tinggi Keuangan Niaga & Negara Pembangunan Prop.D.K.I. Jakarta
 #37 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yapann Prop. D.K.I. Jakarta
 #36 STKIP Purnama Prop. D.K.I. Jakarta
 #35 Universitas Kejuangan 45 Jakarta Prop. D.K.I. Jakarta
 #34 Universitas Islam Attahiriyah Prop. D.K.I. Jakarta
 #33 Universitas Ibnu Chaldun Prop. D.K.I. Jakarta
 #32 Akademi Kebidanan Sapta Karya Prop. Sumatera Selatan
 #31 Akademi Keperawatan Sapta Karya Prop. Sumatera Selatan
 #30 Akademi Perikanan Wachyuni Mandira Prop. Sumatera Selatan
 #29 Akademi Analis Kesehatan Widya Dharma Prop. Sumatera Selatan
 #28 Akademi Akuntansi Unggulan SMB Palembang Prop. Sumatera Selatan
 #27 STKIP Sera Prop. Sumatera Selatan
 #26 Politeknik Yanada Prop. Sumatera Utara
 #25 Politeknik Trijaya Krama Prop. Sumatera Utara
 #24 Politeknik Tugu 45 Medan Prop. Sumatera Utara
 #23 Politeknik Profesional Mandiri Prop. Sumatera Utara
 #22 Akademi Kebidanan Eunice Rajawali Binjai Prop. Sumatera Utara
 #21 Akademi Kebidanan Dewi Maya Prop. Sumatera Utara
 #20 Akademi Kesehatan Lingkungan Binalita Sudama Prop. Sumatera Utara
 #19 Akademi Kebidanan Jaya Wijaya Prop. Sumatera Utara
 #18 AMIK Intelcom Global Indo Kisaran Prop. Sumatera Utara
 #17 Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Medan Prop. Sumatera Utara
 #16 AMIK Stiekom Sumatera Utara Prop. Sumatera Utara
 #15 Akademi Sekretari Manajemen Lancang Kuning Prop. Sumatera Utara
 #14 Akademi Teknologi Lorena Prop. Sumatera Utara
 #13 Akademi Manajemen Gunung Leuser Prop. Sumatera Utara
 #12 Akademi Pertanian Gunung Sitoli Prop. Sumatera Utara
 #11 Akademi Keuangan Perbankan Swadaya Medan Prop. Sumatera Utara
 #10 Sekolah Tinggi Kelautan Dan Perikanan Indonesia Prop. Sumatera Utara
  #9 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Riama Prop. Sumatera Utara
  #8 Sekolah Tinggi Teknik Graha Kirana Prop. Sumatera Utara
  #7 Sekolah Tinggi Teknik Pelita Bangsa Prop. Sumatera Utara
  #6 Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Benteng Huraba Prop. Sumatera Utara
  #5 Sekolah Tinggi Bahasa Asing Swadaya Medan Prop. Sumatera Utara
  #4 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Swadaya Medan Prop. Sumatera Utara
  #3 STKIP Riama Prop. Sumatera Utara
  #2 Universitas Setia Budi Mandiri Prop. Sumatera Utara
  #1 Universitas Preston Indonesia Prop. Sumatera Utara


Status kampus di atas sifatnya sementara dan sewaktu2 bisa berubah. Tapi alangkah baiknya klo kita juga waspada. Kalo mau lihat informasi terbaru bisa di cek di forlap.dikti.go.id

Sumber : kaskus.co.id